Feasibility Study Rumah Sakit

Dalam membangun atau mengembangkan rumah sakit dalam langkah sistematis dengan melakukan studi kelayakan yang baik dan benar.

 

Studi Kelayakan (Studi Kelayakan) Rumah Sakit digunakan sebagai referensi oleh manajer fasilitas layanan kesehatan, penyedia layanan perencanaan, pemerintah daerah, dan lembaga yang terkait dengan kegiatan mengatur dan mengendalikan implementasi fasilitas layanan kesehatan, untuk memastikan tersebut Kesehatan penghuni bangunan dan lingkungan tentang bahaya penyakit

 

Studi kelayakan (studi kelayakan) adalah hasil dari analisis dan penjelasan kelayakan dari berbagai aspek yang akan mendasari pendirian atau pengembangan rumah sakit. Ini terkait dengan penentuan rencana kerja layanan kesehatan rumah sakit yang baru untuk dibangun atau dilanjutkan dari apa yang sudah ada dalam melaksanakan rencana pengembangan atau peningkatan kelas dari rumah sakit.

 

Menilai dari kondisi tingkat pertumbuhan demografis, pengembangan perkembangan dan peningkatan kehidupan di suatu daerah, pola penyakit dan epidemiologi, dll., Dapat dipahami bahwa rumah sakit akan relatif berada di daerah perkotaan atau semi-perkotaan. Di mana ini juga dapat menentukan bahwa fasilitas dan infrastruktur rumah sakit akan berbeda sesuai dengan layanan kesehatan rumah sakit yang akan diberikan kepada masyarakat tempat rumah sakit berada.

 

Dalam Hukum Nomor 44 tahun 2009 tentang Paragraf Pasal 7 Rumah Sakit (1) menyatakan bahwa rumah sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, bangunan, infrastruktur, sumber daya manusia, farmasi, dan peralatan. Rencana untuk membangun atau mengembangkan rumah sakit akan dilakukan setelah mengetahui jenis layanan kesehatan rumah sakit dan kapasitas tempat tidur (TT) yang akan dilakukan dan disediakan untuk masyarakat sesuai dengan hasil studi kelayakan.

 

Tujuan membuat studi kelayakan rumah sakit

 

Pedoman studi kelayakan rumah sakit ini dimaksudkan untuk membangun atau mengembangkan rumah sakit dengan menyediakan fungsi/ layanan yang tepat dan terintegrasi yang sesuai dengan:

 

Kebutuhan layanan kesehatan yang diinginkan (kebutuhan kesehatan),

Budaya lokal (budaya),

Kondisi alam lokal (iklim),

Tanah yang tersedia 

Kondisi Keuangan Manajemen RS (Anggaran).

Tujuan membuat studi kelayakan rumah sakit

 

Menjadi dasar referensi dalam mewujudkan rencana pengembangan dan pengembangan rumah sakit menjadi baik dan benar

Menjadi referensi bagi manajer rumah sakit dan untuk konsultan perencana sehingga masing -masing pihak dapat memiliki persepsi yang sama.

Ini adalah pemenuhan salah satu persyaratan untuk mendapatkan izin untuk mendirikan rumah sakit.

Ruang lingkup studi kelayakan rumah sakit Termasuk diskusi:

Analisis/ Situasi Lingkungan Tren aspek internal dan eksternal,

Analisis permintaan terkait dengan kelayakan aspek yang dapat memengaruhinya,

Analisis Kebutuhan dan Analisis Keuangan

Rekomendasi kelayakan pendirian yang direncanakan atau pengembangan rumah sakit.